TUGAS PRASKRIPSI

                                                   Jurnal Teknologi dan Sistem Informasi

JUDUL : Sistem Informasi Penjualan Berbasis Kinerja pada Proyek Apartemen



                                                                               BAB I

                                                                       PENDAHULUAN


1.1 Latar Belakang Penelitian
       
       Penggunaan Teknologi Informasi pada kegiatan pemasaran diperlukan untuk mendukung perusahaan berkolaborasi, mengintegrasikan para agen pemasaran agar mampu berinovasi dalam lingkungan bisnis, selain itu untuk meningkatkan adaptasi produk baru terhadap permintaan pasar


1.2  Permasalahan Penelitian

 [1]. Bagi personil pemasaran pemanfaatan Teknologi Informasi dapat meningkatkan layanan                       kepada  pelanggan, kemamapuan beradaptasi dengan penjual dan meningkatkan kinerja                       penjulan
 [2] Adopsi teknologi oleh sales eksekutif memungkinkan mereka bekerja lebih efektif dan efisien.            Teknologi membantu sales eksekutif mempercepat penjualan, sehingga mengurangi waktu yang          diperlukan untuk menyelesaikan siklus penjualan dan membuatnya lebih berhasil dalam                      menargetkan calon pembeli yang tepat ,

1.3 Kinerja
      Menemukan definisi kinerja atau prestasi tersebut dapat dijabarkan menjadai tiga bagian:
 A. Adalah “prestasi” yang digunakan dalam konteks suatu kalimat misalnya “mobil yang sangat              cepat” (“high performance car”).
 B. Adalah “pertunjukan” yang biasanya digunakan dalam kalimat “folk dance performance” atau           “pertunjukan taritarian rakyat”. 
C. Adalah “pelaksanaan tugas” misalnya dalam kalimat “in performing his/her duties”. 





                                                                    BAB II
                                                      TINJAUAN PUSTAKA 

2.1 SISTEM INFORMASI

       Sistem Informasi Pengertian sistem secara umum adalah kumpulan elemen-elemen yang saling berkaitan dan menangani pemrosesan masukan atau input sehingga menghasilkan keluaran yang diinginkan[5]. Sistem informasi adalah suatu sistem di dalam suatu organisasi yang mempertemukan kebutuhan pengolahan transaksi harian yang mendukung fungsi operasi organisasi yang bersifat manajerial dengan kegiatan strategi dari suatu organisasi untuk dapat menyediakan laporan-laporan yang diperlukan oleh pihak luar tertentu 


2.2   PENJUALAN
      Penjualan merupakan konsep yang harus dipraktekkan paling agresif dengan barang yang umumnya pembeli tidak berpikir untuk membeli [8]. Penjualan merupakan suatu usaha bisnis dalam menjualkan produk/jasa untuk mengembangkan strategi pemasaran dalam memperoleh laba dan meningkatkan strategi pemasaran. Pada keseluruhan proses bisnis penjualan merupakan kegiatan yang terpisah dari semua kegiatan perdagangan lainnya. Penjualan merupakan bagian dari pemasaran. Penjualan melibatkan kontak langsung, satu lawan satu dengan calon pelanggan. 

2.3  METODOLOGI
       Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan studi kasus di Proyek Apaertemen Mega City Bekasi yang dikembangkan oleh PT. Mega Utama Development. langkah-langkah yang digunakan untuk pengembangan sistem yaitu; menggunakan tahap-tahap SLDC (System Development Life Cycle). Model yang banyak digunakan dalam pengembangan sistem SDLC adalah waterfall, prototyping, spiral, dan Rapid Application Development (RAD). Model SDLC waterfall (air terjun) sering juga disebut model sekuensial linier atau alur hidup klasik (classic life cycle). Model waterfall (gambar 1) menyediakan pendekatan alur hidup perangkat lunak secara sekuensial atau terurut dimulai dari analisis, desain,



                                                                     BAB III
                                                 HASIL DAN PEMBAHASAN


3.1 Analisa sistem berjalan

      Sistem penjualan unit Apartemen yang berjalan masih sederhana. Proses pencatatan data konsumen yang dilakukan oleh sales eksekutif, proses booking unit apartemen, pencatatan dan penyimpanan data, hingga proses pembuatan laporan masih dilakukan secara manual mengakibatkan sering terjadinya kesalahan dalam pengelolaan data karena human error seperti kesalahan saat mengetik data, menyimpan data dan kesalahan dalam pembuatan laporan. Adapun proses bisnis yang terjadi pada departemen penjualan sebagai berikut: 

A. Sales eksekutif akan mencatat data konsumen yang akan membeli unit apartemen. 
B. Apabila ada konsumen yang ingin membeli unit apartemen, konsumen menyerahkan dokumen             untuk diisikan pada form atau surat pengajuan booking yang disediakan oleh PT. Mega Utama             Development. 
C. Setelah konsumen mendapatkan surat pengajuan booking, konsumen akan menerima rincian               biaya  dari sales eksekutif. 
D. Setelah konsumen menerima rincian biaya, konsumen akan membayar booking fee pada bagian           keuangan (finance) terhadap unit yang sudah dibooking. 
E. Data konsumen akan direkapitulasi oleh masing-masing sales eksekutif yang nantinya akan                dibuatkan laporan data closing untuk supervisor. 
F. Supervisor akan merekapitulasi data closing dari masingmasing sales eksekutif yang dibawahinya,      laporan data closing akan diserahkan kepada sales menajer. 
G. Data yang dimiliki oleh konsumen merupakan tanggungjawab dari sales eksekutif. 
H. Setiap supervisor tidak memiliki hak untuk melihat data konsumen yang diperoleh dari sales               eksekutif 
I. Setiap sales eksekutif dan supervisor tidak memiliki hak untuk melihat data yang dimiliki oleh           sales eksekutif dan supervisor lainnya pada divisi marketing. 
J. Hak akses data konsumen hanya dimiliki oleh sales eksekutif dan sales menejer. 
K. Hasil data yang telah diolah, akan diarsipkan oleh masing2 karyawan divisi marketing dan                   disimpan pada komputer berupa olahan data dari aplikasi spreadsheet. 

3.2 Sistem yang di usulkan
        Sistem yang akan diusulkan mengintegrasikan proses bisnis di departemen penjualan dalam sistem terkomputerasisasi. Pembaharuan dari sistem berjalan ke sistem yang diusulkan diharapkan dapat membantu dalam mengatasi permasalahan yang muncul selama ini pada Proyek Apartemen 
Berdasarkan analisa proses bisnis yang sedang berjalan pada sistem penjualan pada Proyek Apartemen , maka dirancang sistem informasi penjualan baru yang memilki keunggulan dibanding dengan sistem lama. Beberapa keunggulan sistem informasi penjualan proyek berbasis kinerja proyek Apatemen ini adalah:
 A. Sistem informasi penjualan menggunakan sistem yang terkomputerisasi dan multi user. Masing-          masing user memliki hak akses yang berbeda terhadap fungsi-fungsi di sistem. 
B. Proses pengarsipan data konsumen, data booking dan data pembayaran menggunakan database          dalam Sistem Informasi penjualan Berbasis Kinerja Pada Proyek Apartemen , dengan demikian          keamanan data dapat dijamin.
C. Sistem informasi Penjualan Apartemen ini didukung interface yang interaktif menampilkan                  lokasi    masingmasing unit apartemen perlantai dan status 
D. Sistem ini mendukung pencetakan laporan kegiatan untuk penilaian progress penjualan dan                 kinerja  agar dapat terkontrol dengan baik dan mampu mendukung peningkatkan pemasaran pada       Proyek Apartemen .


 3.3 Diagram Konteks Sistem Diusulkan 
      Berdasarkan Analisa kebutuhan sistem informasi penjualan berbasis kinerja dapat digambarkan proses-proses yang dilakukan masing-masing entitas yang terlibat dalam sisteminformasi ini



                                                                BAB IV
                                                KESIMPULAN DAN SARAN

             Tujuan peneliitan ini adalah untuk membangun sisten informasi penjulan berbasis kinerja memperbaiki cara lama memakai aplikasi spreed sheet. Dengan adanya sistem informasi penjualan ini dapat mengatasi masalah ketidakefektifan dalam siklus penjualan. Setelah sistem informasi ini berhasil dan diuji, dapat disimpulkan siklus kegiatan pemasaran di front line dan di back end dapat terintegrasi dengan demikian proses pemasaran dapat berjalan dengan efektif didukung dengan kemampuan sistem memudahkan pekerjaan di departemen pemasaran diantaranya : 
A. Manejer pemasaran dapat mengontrol langsung kinerja para sales eksekutif. Dengan demikian             akan memudahkan Menejer pemasaran menentukan reword kepada sales eksekutif yang                       berkinerja  baik dan mengambil tindakantindakan untuk perbaikan bagi sales eksekutif yang               berkinerja rendah
B. Proses penjualan unit apartemen menjadi lebih efektif karena data-data pendukung tersedia secara       real-time dalam database terintegrasi dan dapat ditemukan secara langsung oleh pengguna,                   dengan   dukungan data terintegrasi ini siklus penjulan menjadi lebih cepat. 

         Keunggulan sistem informasi ini adalah adanya fungsi penentuan kinerja karyawan yang berjalan di back end. Fungsi ini tidak ditemukan dalam sistem informasi penjulan yang dibangun sebelumnya seperti dalam penelitian [5] dan penelitian [6], Fungsi penentuan kinerja yang masih sederhana dalam aplikasi ini perlu dikembangkan lagi dengan menambahkan dash board dengan dukungan grafik intraktif yang dapat memudahkan manejer pemasaran dalam mengontrol supervisor dan sales eksekutif dibawahnya Untuk pengembangan lebih lanjut sistem informasi penjualan berbasis kinerja ini bisa ditambahkan fungsi-fungsi diluar departemen penjualan seperti fungsi pembayaran DP dan pembayaan cicilan yang terintegrasi dengan departeman keuangan.  

                                                                        

                                                    DAFTAR PUSTAKA

[1] J. Vilaseca Requena, J. Torrent Sellens, A. I Jiménez Zarco, "ICT use in marketing as                    innovation success factor: Enhancing cooperation in new product development processes",                  European Journal of Innovation Management, Vol. 10 Issue: 2, 2007,pp.268-288,                                  https://doi.org/10.1108/14601060710745297 
[2] A. Michael, E. Jones, A. Rapp, and J. Mathieu (2008), "High Touch through High Tech: The               Impact of Salesperson Technology Usage on Sales Performance via Mediating Mechanisms,"             Management Science, 54 (4), 671-685.
[3] A.S.Trihandoko., Sistem Informasi Pemesanan KPR Berbasis Web Pada Perumahan Tamansari            Majapahit Semarang, [skripsi] Fakultas Ilmu Komputer Universitas Dian Nuswantoro, 2014,             Seamarang
[4] T. Sutabri., Analisis Sistem Informasi. Yogyakarta: ANDI. 2012, pp. 38. 
[5] A.R. Riswaya Sistem Penjualan Tunai dan Kredit Property di PT Sanggraha Property, Jurnal                Computech dan Bisnis, Vol. 7 No.2 2013 
[6] Suryati & E. P., Bambang Pembangunan Sistem Informasi Pendataan Rakyat Miskin Untuk                  Program Beras Miskin (Raskin) Pada Desa Mantren Kecamatan Kebonagung Kabupaten Pacitan,        Journal Speed, Vol. 2 No.4, 2010, pp 32-41 
[7] R., Tantra., Manajemen Proyek Sistem Informasi: Bagaimana Mengelola Proyek Sistem                      Informasi Secara Efektif dan Efisien. Yogyakarta: ANDI. 2012, pp. 6. 
[8] N. Limakrisna, dan W. H. Susilo, Manajemen Pemasaran: Teori dan Aplikasi Dalam Bisnis.                2012, Mitra Wacana Media, Jakarta 
[9] A. S. Ruky. Sistem Manajemen Kinerja (Performance Management System): Panduan Praktis             Untuk Merancang dan Meraih Kinerja Prima. 2001, Gramedia Pustaka Utama, Jakarta 
[10] K. Falgenti, C., Mai dan S. M. Pahlevi, The design of production modules of ERP systems                  based  on requirements engineering for Electronic Manufacturing Services company,                            ICITSI     2015, ITB Bandung 



BIODATA PENULIS 

Nama : Eky Nureza Irawan
NIM : 161021706423
Jurusan : Sistem Informasi

No comments:

Post a Comment

Tugas Uas Pemograman Vb.net

MEMBUAT APLIKASI CRUD SEDERHAN INPUT DATA MAHASISWA MENGGUNAKAN  VB.NET Pada pembelajaran kali ini akan bahas mengenai cara membuat CR...